Selasa, 25 September 2012

CARA MUDAH MEMBUAT FUNGSI TERBILANG PADA EXCEL 2007

Ini bukanlah sebuah tutorial melainkan hanya berbagi pengetahuan yang tidak seberapa bagi yang memerlukan.
Awalnya ada seorang teman yang minta tolong dicarikan solusi agar bisa membuat keterangan terbilang dalam Excel agar mempermudah pekerjaannya membuat bukti keuangan. Usut punya usut info dari mbah google, akhirnya didapat beberapa tutorial yang sangat membantu. Thanks to all those kind hearted people who willing to help other.
Namun ada suatu permasalah, tutorial-tutorial tadi meskipun bukan muskil untuk difahami, tapi tetap sukar dicerna bagi sebagian besar orang. Contohnya adalah teman saya yang tadi itu. Buktinya ia terus saja bolak balik minta bantuan setiap kali ada masalah dengan fungsi excelnya itu. Setelah dipikir-pikir memang semua panduan yang ada sekarang cenderung bersifat sangat tekhnis dan masih agak kurang praktis. Jadi alangkah baiknya kalau aku coba buatkan sesuatu yan lebih praktis. Dan inilah hasilnya.
Langsung saja ke pokok permasalahan. Trik membuat nilai terbilang pada Excel 2007 adalah sangat simple mudah. Ini bukanlah hal yang baru dan berbeda dari yang lain, hanya mempermudah dan membuat lebih simple untuk dipraktekkan. Yaitu dengan memotong beberapa tahap yang dilalui dan langsung ke TKP.
Untuk membuat tulisan terbilang dari suatu angka secara otomatis (tanpa mengetik manual) dalam excel inilah caranya yang paling simple:
1. Download file addins excel untuk terbilang disini..
2. Simpan/save file tersebut di computer (misal di c:\My Documents)
3. Buka aplikasi Excel 2007 anda,
4. Masuklah ke office button (pojok kiri atas) – lalu klik tombol “Excel options”


5. Pilih tabs “Add-Ins”, lalu klik tombol “Go…” yang berada pada bagian bawah panel form.


6. Setelah muncul kotak berikut tekan pada tombol “Browse”.



7. Pilih direktori tempat anda menyimpan file unduhan tadi (misal di c:/My Documents)


8. Klik tombol “Ok” lalu akan muncul kotak berikut:



9. Klik Ok lagi untuk menyeselaikan proses pemasangan Add-Ins
Sekarang kita check apakah fungsi tersebut berfungsi. Untuk memakainya anda perlu mengetahui formulanya. Missal angka yang hendak anda buatkan terbilangnya ada di cell “A1”, maka formulanya adalah sebagai berikut:
=terbilang(A1,4,”Rupiah.”)

Penjelasan formula tersebut adalah sbb.:
1. A1 adalah cell tempat angka yang akan dikonversi ke nilai terbilang.
2. 4 adalah style case, anda dapat memilih 0,1,2,3,4 untuk menampilkan style penulisan yang berbeda.
3. “Rupiah.” Adalah text keterangan mata uang, dapat diganti dengan mata uang lain yang anda perlukan dengan cara manual.
Anda juga dapat mencoba cara lain dengan mengetikkan “=terbilang()” tanpa spasi, di cell edit bar seperti berikut, lalu tekan tombol “fx”

Maka akan muncul kotak dialog seperti berikut:


Coba masukkan nilai-nilai yang sesuai pada fungsi tersebut dan lihat hasilnya..

Trik ini tidak hanya berlaku untuk Excel 2007 melainkan untuk versi lain juga dengan prinsip yang sama. Yaitu anda harus mencari menu untuk menginstall Add-Ins baru. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Cara Membuat Tabel Otomatis di Excel

Trik Membuat Tabel Otomatis pada Ms. Excel
Selain fungsi utama Ms. Excel yaitu untuk perhitungan data angka, Ms. Excel juga bisa digunakan untuk membuat tabel secara lengkap dan sempurna. Untuk membuat tabel pada Ms. Excel bisa menggunakan cara manual yaitu dengan menggunakan menu format cell, bisa juga dengan cara otomatis.

Pada posting kali ini ilmuexcel akan membahas bagaimana cara membuat tabel otomatis menggunakan fasilitas yang telah disedikan secara defaul oleh Ms. Office Excel tersebut. Nah, bagaimana caranya?.
  1. Langkah pertama untuk membuat tabel secara otomatis Anda harus membuat isi dari tabel tersebut misalnya saya contohkan disini terdiri dari No, Kode Barang, Nama Barang, Harga Barang. kira kira seperti gambar berikut

  2. Agar kelihatan sempurna untuk data harga barang Anda harus membuat format cell kemudian pilih Number dengan kategori acounting dan beri simbol Rp. Indonesia

  3. Langkah ketiga blok cell A1:D6 kemudian klik tab menu Format as table

  4. Klik salah satu format tabel yang tersedia seperti gambar tersebut diatas, maka Anda akan melihat hasilnya seperti gambar berikut
Demikian tutorial membuat tabel secara otomatis pada Ms. Excel, semoga membantu dalam belajar Ms. Excel.
Posted by: Yatna Supriyatna Ilmu Excel, Updated at: 08:24

Cara Membuat Mail Merge di Word 2007


Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.
Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label, dan amplop.

    Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu:
  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima.
    Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
    Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat. Selain itu:
  • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain.
    Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:

    Tahap I Membuat Data Source
  1. Buat data source di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
    data source mail merge

  2. Tahap II Membuat Dokumen Master
  3. Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat.
    Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
    Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.
    Dokumen Master mail merge

  4. Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master
  5. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
    Start Mail Merge
  6. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  7. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  8. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  9. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  10. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  11. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  12. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.
    Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <<data field>>.
    Tampilan Data Field
    • Tips:
    • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
    • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
      2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
    • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen pada Data Source dan klik tombol Refresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar.
    • Mail Merge Recipients

  13. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol PreviewResults.
    Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
    Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol PreviewResults dan lakukan perubahan yang diinginkan.
    Preview Result - Mail Merge

  14. Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge
    Finish and Merge
  15. Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:
    • Print Documents, untuk mencetak surat.
      Ada 3 pilihan:
      1. All untuk mencetak semua surat.
      2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
      3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
      Merge to Printer
    • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
      Pilihan sama dengan di atas (All, Current record dan nomor urut tertentu).
      Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut.

Sabtu, 15 September 2012

Mengenal Teknologi HARD DISK

Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.

hd6.jpg
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.  Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.  Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.  

Sejarah Perkembangan Harddisk

 Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992.  Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.  

hd1.jpg 

Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM

 Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.  

Trend Perkembangan HardDisk

 Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :  
a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan
 Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.  

b. Struktur head baca/tulis

 Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.
  hd2.jpg 
Gambar 2 Desain karakteristik kebanyakan head baca/tulis  
Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi.  Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor.  (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.
Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).
 Kecepatan Putar Disk
Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.
 Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :
hd3.jpg 

3. Kapasitas
 Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer biasa.  hd4.jpg Gambar 3 Sistem kontrol head  Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head. Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.
hd5.jpg

Teknologi Harddisk masadepan

 Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.
Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.
Berikut Ini Beberapa Rangkuman Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;

INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;
standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas 
SCSI (Small Computer Standard Interface)
Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .
SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa HD.
RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.

Pemasangan Harddisk
Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS 
Proses Baca Hardisk 
Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi. 
hd8.jpg 
Sectors dan Tracks 
Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur. 
Ada ribuan sector dalam HD
1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi 
hd7.jpg 
Bahan Pembuat Hardisk 
Saat ini hd dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide 
hd10.jpg
Mekanisme Kerja Hard Disk
Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.


from : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk/

Fungsi RAM dan Spesifikasinya



Mengenal RAM
RAM (Random Access Memory) ialah salah satu ingatan utama bagi komputer. Lokasi RAM adalah berdekatan dengan processor. Ini penting supaya data diantara RAM dan processor dapat dihantar dengan pantas. Sila rujuk artikel Diagram Motherboard bagi mendapat gambaran yang lebih jelas.
RAM berfungsi untuk memegang arahan dan data yang akan diproses oleh processor. RAM bersifat volatile, iaitu bermaksud data yang disimpan oleh RAM akan hilang apabila komputer dimatikan.
Sebagai contoh kegunaan RAM, pada waktu anda buka blog ini, RAM komputer anda sedang diisi dengan data yang memaparkan blog ini. Namun, ianya akan hilang dari RAM sekiranya komputer dimatikan (Sebab itu kita memerlukan storage bagi tujuan penyimpanan data).

Diantara jenama RAM yang terdapat dipasaran ialah Kingston, Corsair, Hynix, Apacer dan lain-lain lagi.
Jenis-Jenis RAM
EDO RAM (Enhanced Data Output RAM)

- mesti dipasang berpasang-pasangan
- 1 notch (alur pada kaki RAM)
- digunakan pada komputer lama (90an)
RDRAM RAM (Rambus Dynamic RAM)

- 232 pin
- ada heat sink (sistem penyejuk khas)
- mesti dipasang berpasang-pasangan
- digunakan pada komputer lama (1999, 2000, …)
SDRAM RAM (Synchronous Dynamic RAM)
- 168pin
- 2 notch
Kelajuan: 100MHz, 133MHz
Kapasiti Maksimum: 512MB
DDR RAM (Double Data Rate RAM)
- 184 pin
- 1 notch
Kelajuan: 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)
Kapasiti Maksimum: 1GB (ada chip pada lapisan depan dan belakang RAM)
DDR II
- 240 pin
- 1 notch (tetapi berbeza dengan DDR, lubang notch ke kiri sedikit)
Kelajuan: 533MHz (PC4200), 667MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)
Kapasiti Maksimum: 2GB
DDR III
- 240 pin
- 1 notch (tetapi berbeza dengan DDR dan DDR2, lubang notch lebih ke kiri lagi)
Kelajuan: 1333MHz (PC10666), …
Kapasiti Maksimum: 4GB
* Istilah SODIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) adalah RAM untuk notebook /laptop.

* Istilah SIMM (Single In-line Memory Module) merujuk kepada RAM lama, contohnya EDO RAM yang mempunyai sebelah kaki RAM sahaja yang aktif (berfungsi). SIMM mempunyai 30 pin atau 72 pin. SIMM 30 pin memerlukan 4 keping RAM dipasang pada motherboard manakala SIMM 72 pin memerlukan sekurang-kurangnya 2 keping RAM dipasang pada motherboard.

*Istilah DIMM (Dual In-line Memory Module) merujuk kepada RAM lebih terkini dari SIMM, contohnya DDR RAM dimana kedua-dua permukaan modul RAM itu adalah aktif (berfungsi). DIMM mempunyai 168 pin (84 x 2) dan hanya memerlukan sekeping RAM sahaja untuk beroperasi.

* Istilah DDR (Double Data Rate SDRAM) pula mempunyai ciri-ciri yang sama dengan SDRAM, tetapi mempunyai 184 pin dan kelajuannya lebih pantas dari SDRAM. 




feom : http://sufian.info/2010/03/fungsi-ram-spesifikasi-ram/

Fungsi Motherboard dan Panduan Pemilihan Motherboard


Pengertian Motherboard dan Fungsi Motherboard
Motherboard ataupun mobo ialah papan litar elektronik yang berfungsi untuk menghubungkan semua perkakasan komputer yang dipasang padanya. Dengan kata lain, fungsi motherboard ialah sebagai pusat semua perkakasan komputer agar semua perkakasan komputer dapat berhubung diantara satu sama lain. Sebagai contoh; processor, RAM, hard disk, optical drive, mouse, keyboard, monitor dan semua perkakasan komputer dipasang dan dihubungkan menggunakan motherboard.
Terdapat berbagai-bagai jenama dipasaran contohnya ASUS, Gigabyte, Foxconn, Abit, Biostar dan lain-lain lagi. Harganya pula berbeza mengikut jenama, chipset, built-in ports, built-in graphics, slot dan lain-lain. Terpulang kepada pengguna untuk membeli yang mana sesuai dengan keperluan masing-masing.
Namun, pembeli mestilah peka dengan ciri-ciri “compatible” dan mengikut arus teknologi semasa. Sekiranya pembeli tersilap memilih motherboard yang sesuai, maka pembeli akan menanggung risiko kerugian. Lebih malang lagi sekiranya motherboard tersebut tidak compatible dengan hardware komputer yang lain, maka motherboard tersebut tidak dapat digunakan. Walaupun biasanya motherboard mempunyai jaminan setahun, tetapi kesilapan memilih motherboard tidak termasuk didalam jaminan ini.
Panduan Memilih Motherboard
Bagi mengelakkan kesilapan memilih motherboard, adalah disarankan untuk mengikut panduan pemilihan motherboard seperti di bawah:
1 – Socket Processor

Jenis Socket Processor pada motherboard tersebut mestilah sama dengan jenis processor yang hendak digunakan. Contohnya socket processor AM2 sekiranya menggunakan processor AMD X2.
2 – Frekuensi / Kelajuan RAM
Pastikan jenis, model dan RAM speed yang hendak digunakan adalah bersesuaian dengan motherboard yang hendak digunakan. Contohnya RAM DDRII PC6400 800MHz bermaksud RAM jenis DDRII, Model PC6400, Berkelajuan 800MHz.
3 – Keperluan IDE / SATA port
Sekiranya anda masih menggunakan hard disk/cd-rom dan seumpanya yang masih menggunakan IDE cable, maka anda perlulah memilih motherboard yang menyediakan sekurang-kurangnya 1 port untuk IDE cable.
Sekiranya anda ingin memasang satu set PC baru, maka disarankan anda memilih motherboard yang menyediakan banyak SATA port. Ini kerana kini IDE telah mula diganti dengan SATA, dan mungkin satu masa nanti IDE tidak akan digunakan lagi.
4 – Built-in port (VSL, F, GL)
Pilih built-in port mengikut keperluan. Kenali singkatan built-in seperti di bawah:
V – Built-in Video Card (Display port asas tanpa menggunakan graphic card tambahan)
S – Built-in Sound Card (6 atau 3 channel)
L – Built-in LAN/network
F – Built-in Firewire
GL – Built-in Gigabit LAN/network
5 – Additional Graphic Card Port
Disarankan supaya memilih motherboard yang ada PCIE port untuk graphic card kerana AGP telah mula dipupuskan.
6 – Chipset dan Jenama
Terpulang kepada anda, biasanya motherbard yg menggunakan chipset intel dan AMD adalah mahal sedikit berbanding chipset Sis dan VIA. Begitu juga dengan jenama motherboard.

 from : http://sufian.info/2010/01/fungsi-motherboard-panduan-pemilihan-motherboard/